News & Update

Desktop
Powered by Clocklink.com

Sabtu, 24 Maret 2012

Samsung Galaxy Nexus, 'Anak' Istimewa Google

Jakarta - Begitu banyak smartphone Android dijual di pasaran. Salah satu yang menempati kasta tertinggi di jajaran ponsel robot hijau adalah generasi handset Nexus buatan Google. Ya, seri Nexus dibuat oleh Google bekerja sama dengan vendor besar yang dipilihnya.

Istimewa karena handset Nexus menyajikan pengalaman murni memakai Android dengan interface asli tanpa kustomisasi yang biasa dibenamkan oleh para vendor. Selain itu handset ini dipastikan jadi yang pertama memakai Android versi terbaru.

Setelah HTC Nexus One dan Samsung Nexus S, generasi ketiga handset Nexus adalah Samsung Galaxy Nexus. Seperti apa kemampuan ponsel yang boleh dibilang berstatus si anak istimewa dari Gogle ini?

Galaxy Nexus adalah smartphone besar dengan layar 4,65 inch. Bahan casingnya dari plastik solid. Namun tutup baterai di bagian belakang terbuat dari plastik sangat tipis sehingga terkesan ringkih. Cukup mengecewakan karena bahan dari plastik mengurangi kesan premium handset high end ini.

Seperti Nexus S, layar Galaxy Nexus pun melengkung. Konon gunanya adalah membuat ponsel nyaman kala dipakai menelepon. Meskipun besar ukurannya, handset ini nyaman digenggam dan cukup ringan. Barangkali karena bagian pinggirnya yang melengkung dan bagian belakang berpola kasar.

Tidak banyak tombol fisik di handset ini. Kedua sisinya dihiasi tombol on off dan tombol volume. Di bagian bawah, terdapat port micro USB serta colokan headphone. Yang cukup disayangkan, tidak terdapat slot microSD di handphone ini.

Bagian depannya didominasi layar, sama sekali tidak terdapat tombol operasional fisik seperti kebanyakan handset Android lainnya. Memang OS Ice Cream Sandiwch yang diusungnya hampir sepenuhnya dinavigasi via layar sentuh.

Layar definisi tinggi

Galaxy Nexus dibekali teknologi layar Super Amoled HD yang memang impresif. Dengan resolusi 1280x720, pengguna akan dimanjakan oleh kejernihan layarnya. Warna-warna seolah muncul dari layar, dengan warna merah-benar-benar merah menyala, begitupun dengan warna yang lain.

Sudut penglihatan layar juga bagus sehingga tampilannya bisa disaksikan di kondisi ponsel yang cukup miring sekalipun. Melihat video pun akan menjadi keasyikan tersendiri mengingat ukuran layar yang cukup besar.

Galaxy Nexus adalah handset pertama yang memakai sistem operasi Android 4.0 atau Ice Cream Sandwich. Ice Cream Sandwich menjembatani gap antara smartphone dan tablet Android. Dan memang OS ini terlihat seperti perpaduan antara Android Gingerbread dengan Honeycomb.

Satu yang cukup menonjol, tidak ada lagi tombol fisik untuk navigasi. Di bagian layar paling bawah, kini terdapat tiga buah tombol virtual untuk mengoperasikan handset. Yaitu tombol back, home dan recent apps. Tombol recent apps ini berfungsi menampilkan aplikasi apa saja yang sedang difungsikan user, mirip dengan di Android Honeycomb.

Ice Cream Sandiwch adalah perubahan signifikan dibanding generasi Android sebelumnya. Berbagai peningkatan yang dilakukan Google adalah performa yang lebih responsif dan cepat, user interface baru dan font yang juga baru.

Kamera tanpa lag

Kamera Galaxy Nexus beresolusi 5 megapixel. Entah mengapa Google memilih resolusi yang boleh dibilang rendah untuk ukuran smartphone high end. Tengok saja, mayoritas smartphone dengan banderol di atas 5 juta setidaknya sudah memakai kamera 8 megapixel.

Namun istimewanya, kamera Galaxy Nexus ini sangat cepat mengambil gambar dengan shutter lag sangat minim. Begitu Anda memencet tombol virtual kamera, makan seketika itu juga gambarnya langsung terjepret.

Hasil kamera sendiri cukup bagus, dengan catatan jika di luar ruangan atau kondisi cahaya memadai. Dalam situasi low light atau cahaya rendah, potensi gambar kabur dan noise cukup besar. Hal ini kentara jika gambar dizoom, detail tak terlihat jelas. Untung ada lampu flash yang cukup terang.

Terdapat juga panorama mode. Cukup dengan menggeser kamera handset ke obyek bidikan dan handset ini akan memprosesnya. Hasilnya memang tidak cukup baik, namun tetap terasa fun sebagai fitur tambahan.

Kamera Galaxy Nexus sudah mampu merekam video full HD 1080p. Hasilnya pun memang bagus. Pengguna bisa pede mengambil rekaman momen-momen penting dengan hasil terlihat seperti aslinya.

Performa dan baterai

Spesifikasi Galaxy Nexus terhitung baik meskipun mungkin akan segera dilibas oleh deretan smartphone berprosesor quad core yang telah diperkenalkan berbagai vendor belum lama ini. Handset ini dibekali prosesor 1,2 GHz dual core dan RAM 1GB.

Operasional ponsel juga sangat responsif, hampir tidak dijumpai lag sama sekali. Galaxy Nexus juga mampu memainkan game 3D relatif tanpa kendala.

Pengalaman browsing melalui handset ini juga terbilang menyenangkan. Bukan hanya karena responsif dan cepat, namun juga terkait layarnya yang jumbo sehingga bisa menyaksikan konten dengan leluasa.

Galaxy Nexus dibekali baterai berkekuatan 1.750 mAh. Seperti kebanyakan handset Android lain, Galaxy Nexus juga boros daya. Dalam pemakaian yang terhitung normal, ponsel ini dapat bertahan seharian saja. Normal di sini adalah sesekali mengakses video, internet ataupun mendengarkan musik.

Kesimpulan

Status sebagai anak kesayangan Google membuat handset Galaxy Nexus membawa banyak hal baru di jagat ponsel Android, terutama terkait sistem operasi Android 4.0 yang digunakan pertama kali di handset ini. OS ini membawa perubahan radikal yang terhitung bagus dan fungsional. Bentuk Galaxy Nexus juga cukup elegan ditambah layar HD nan cemerlang. Namun di sisi lain, kameranya biasa saja dan bahan bodinya kurang premium. Secara keseluruha, Galaxy Nexus adalah gadget cukup impresif, namun harus ditebus di kisaran harga cukup mahal yaitu Rp 6,5 juta.

Kelebihan:
- Android 4.0
- Layar sangat jernih

Kekurangan
- Kamera kurang maksimal
- Harga mahal

Sumber : Detikinet

Rabu, 21 Maret 2012

Cara merawat Komputer


Sebelum anda meneruskan membaca posting ini saya sarankan anda menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini. Maaf ini bukan test, lho. He…He… tapi hanya sekedar menyaring apakah anda adalah orang yang tepat dan perlu untuk meneruskan membaca posting ini.

Apakah anda pemakai komputer dengan OS (operating sistem) windows?
Apakah anda pemakai komputer (seperti saya) tahu cara mengoperasikan komputer tapi tidak tahu atau tidak mau dipusingkan dengan bagaimana cara memaintenance komputer?

Jika kedua jawabannya adalah “Ya” silahkan lanjutkan untuk membaca. Tapi jika jawaban dari salah satu atau keduanya “Tidak” maka saya pastikan posting ini sama sekali tidak menarik buat anda. Jangan diteruskan!

Oke, langsung saja ke pokok bahasan. Mengoperasikan komputer bisa diibaratkan sama seperti kalau kita mengoperasikan motor atau mobil. Seiring dengan lamanya pemakaian tentu dibutuhkan perawatan secara berkala. Paling tidak, minimal diperlukan ganti olie 2 bulan atau 2000 KM sekali. Itu kalau kendaraan bermotor, Begitupun juga komputer butuh perawatan atau maintenance secara berkala.

Berikut adalah Tip mudah cara maintenance komputer. Saya bilang mudah karena saya tidak memberikan tip berupa petunjuk atau langkah-langkah praktis tapi langkah-langkah itu sendiri nantinya bukan dari tangan kita yang ngerjakan tapi sebuah software atau program aplikasi yang akan melakukannya semua. Anda cukup download dan install program tersebut lalu jalankan programnya, selanjutnya tugas itu akan dilakukan oleh program tersebut. Program itu bernama Advance SystemCare. Sebuah software freeware buatan dari Iobit. Anda bisa mengunjungi dan download gratis dari situsnya di www.iobit.com . Anda Berminat? Silahkan download disini.

Anda tidak usah kuatir meski gratis, tapi software ini sudah memiliki beberapa feature yang anda perlukan untuk memaintenance komputer anda. Featurenya cukup komplit dan powerful, tidak kalah dengan beberapa sotware lain yang sejenis makanya tak salah majalah PCMedia awal tahun lalu menganugerahi sebagai salah satu the best freeware tahun 2008. Waktu itu masih release V2, sekarang saat posting ini saya tulis sudah mencapai release V3.1.2

Apa saja feature-feature unggulannya:

Spyware removal & Security defense, feature untuk memprevent dan meremove virus spyware dan Adware dari komputer anda.

Registry Fix, feature untuk memaintenance registry seperti mendelete entry-entry yang sudah tidak dipakai yang memenuhi memori komputer anda, cocok bagi anda yang suka instal dan uninstal program komputer.

Privacy Sweep, feature yang cocok bagi anda yang sering surfing di internet karena feature ini bisa menghapus sampah dan jejak internet anda seperti temporary file, cokie, dll yang bikin sesak hardisk anda.

System Optimization, feature untuk mengoptimalkan dan merepair error konfigurasi komputer anda.

Disk Defragment, feature untuk mendefrag, menata ulang hardisk komputer anda.

TuneUp, beberapa feature menarik untuk meningkatkan performa komputer anda. Salah satunya cara untuk mengoptimizer/ mempercepat kinerja browser Firefork.

SmartRam, feature untuk memonitor kerja RAM dan melihat berapa besar RAM yang terpakai dan tersisa di memori. Termasuk fasilitas merelease RAM jika kerja komputer anda melambat karena banyaknya program yang terbuka.Sangat cocok bagi anda yang suka kerja multi tasking (membuka banyak program sekaligus).

Startup Manager, feature untuk melihat dan mendisable atau mengenable program-program yang tidak diperlukan pada saat komputer startup. Sangat cocok untuk komputer yang terinstall banyak program dan untuk mempercepat waktu loading saat startup.

Itulah beberapa feature unggulan dari software ini. Dan yang tak kalah menarik adalah interface atau tampilannya juga cukup user friendly. Anda cukup klik tombol “Care” program ini akan melakukan scanning secara otomatis dan menemukan beberapa error di komputer anda, kemudian program ini akan menjalankan proses repair untuk mengoptimize komputer anda hanya dalam hitungan detik. Sungguh menakjubkan. Jika anda tertarik? Silahkan langsung download disini. Selamat mencoba!

Selasa, 13 Maret 2012

Bagaimana Peluang Lulusan TI dan SI di Masa Depan?


Jakarta - Bagaimana prospek di masa depan mahasiswa TI dan mahasiswa SI? Dan bagaimana juga dengan Sistem Informasi Bisnis?

(Dwi Arief Prambudi, 19th)

Jawaban:

Kalau sedang membangun gedung, Teknik Informatika (TI) itu ibaratnya adalah mandor bangunan. Lulusan TI ini diharapkan yang tahu dan paham benar detil teknisnya dari "bangunan" yang harus dibangun, atau dalam ranah komputer, TI ini bertanggungjawab atas program, network dan database development.

Sedangkan Sistem Informasi (SI) adalah arsiteknya. Lulusan SI akan bermain di level konsep sebuah "bangunan", atau dalam ranah komputer, SI ini yang bertanggung jawab untuk membuat rancanangan sistem secara di atas kertas secara logika.

Nah, ketika bangunan sudah jadi, alias ketika sistem yang dirancang oleh SI kemudian sudah terbangun dengan baik oleh TI, maka yang dapat mengoptimalkan manfaatnya untuk keperluan bisnis adalah lulusan Sistem Informasi Bisnis (SIB).

Karena SIB ini akan lebih banyak porsi materi perkuliahannya pada hal-hal yang kontekstual pada aspek bisnis dikaitkan pada pemanfaatan sebuah sistem informasi bagi penunjang kebutuhan manajemen.

Mana yang lebih berprospek untuk masa depan? Jawabannya mudah, yaitu tergantung Anda sendiri! Karena lapangan kerja yang terkait dengan ilmu komputer di atas pada era kini dan masa depan, tak lagi mudah dimasuki oleh mereka yang generalis (mengerti sedikit tentang banyak hal) ataupun yang spesialis (mengerti banyak tentang sedikit hal).

Lapangan kerja tersebut membutuhkan para versatilis, yaitu orang yang memiliki jiwa "
long-life learner", yaitu suka belajar apapun seumur hidupnya.

Dengan demikian seorang versatilis, yang diminati oleh pencari kerja, adalah mereka yang memiliki pemahaman teknis, mampu menganalisis dan paham dunia bisnis.

Kemampuan versatilis itu agak sulit jika hanya mengikuti proses linier dalam perkuliahan di kampus. Anda harus berjuang untuk bisa learning
out of the box, tak sekadar terkungkung dalam ruangan kelas.

Menjadi versatilis itu adalah proses belajar seumur hidup. Untuk itu, jadilah seorang versatilis, maka apakah nanti jurusannya TI, SI ataupun SIB tak lagi menjadi soal pokok.


[Sumber Detik.com]

Senin, 12 Maret 2012

ListBox yang bisa diedit

Agar item yang terdapat di ListBox bisa di edit, maka diperlukan cara khusus dengan mengkombinasikannya dengan TextBox. Berikut caranya :
  1. Tambahkan 1 ListBox, kemudian 1 TextBox (properti Visible=False) ke dalam Form.

  2. Ketikkan kode ini di event ListBox1_MouseDoubleClick :
    Dim i As Integer = ListBox1.SelectedIndex
    If i < 0 Then Exit Sub

    With TextBox1
    .Top = ListBox1.GetItemRectangle(i).Top + ListBox1.Top
    .Left = ListBox1.GetItemRectangle(i).Left + ListBox1.Left

    .Text = ListBox1.Items(i)
    .Visible = True
    .Focus()
    End With

  3. Ketikkan kode ini di event TextBox1_KeyPress :
    If e.KeyChar = Chr(Keys.Enter) Then
    ListBox1.Items(ListBox1.SelectedIndex) = TextBox1.Text
    TextBox1.Visible = False
    ElseIf e.KeyChar = Chr(Keys.Escape) Then
    TextBox1.Visible = False
    End If

  4. Ketikkan kode ini di event TextBox1_LostFocus :
    TextBox1.Visible = False

  5. Untuk percobaan, Anda bisa mengisi item dengan cara mengetikkan kode ini di eventForm1_Load :
    Dim i As Integer
    For i = 1 To 100
    ListBox1.Items.Add("Item ke " & i)
    Next
Jalankan aplikasi, lalu dobel klik item yang akan di edit.

Sabtu, 10 Maret 2012

Kamus Inggris - Indonesia

Desainnya terdiri dari:

- 3 Label
- 3 TextBox
- 2 Button
Source codenya..
Untuk Button1 Click
Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button2.Click
' ini yang terjemah
If TextBox1.Text = "hi" Then
TextBox2.Text = "Hai"
TextBox3.Text = "Menyapa sesama;"
ElseIf TextBox1.Text = "hello" Then
TextBox2.Text = "Halo"
TextBox3.Text = "Kata pertama yang disebutkan jika menelpon orang; menyapa sesama (lihat 'hi')"
ElseIf TextBox1.Text = "halo" Then
TextBox2.Text = "Lingkaran Cahaya"
TextBox3.Text = "Lingkaran cahaya; Pagar bulan; lingkaran kekeramatan; lingkaran cahaya yg mengelilingi matahari"
ElseIf TextBox1.Text = "what" Then
TextBox2.Text = "Apa"
TextBox3.Text = "Kata tanya (contoh: What is that? (Apakah itu?)); menanyakan tentang apa;"
ElseIf TextBox1.Text = "why" Then
TextBox2.Text = "Kenapa; Mengapa;"
TextBox3.Text = "menanyakan sebab; menanyakan alasan; (contoh: why is that could happened? (mengapa itu bisa terjadi))"
ElseIf TextBox1.Text = "who" Then
TextBox2.Text = "Siapa"
TextBox3.Text = "menanyakan orang; menanyakan pelaku;"
ElseIf TextBox1.Text = "how" Then
TextBox2.Text = "Bagaimana; Bagaimanakah"
TextBox3.Text = "menanyakan petunjuk; kata tanya"
ElseIf TextBox1.Text = "when" Then
TextBox2.Text = "Kapan"
TextBox3.Text = "Menanyakan waktu"
ElseIf TextBox1.Text = "where" Then
TextBox2.Text = "Dimana"
TextBox3.Text = "Menanyakan lokasi; menanyakan tempat"
ElseIf TextBox1.Text = "i" Then
TextBox2.Text = "Saya; Aku; Gue; Gua; Awak;"
TextBox3.Text = "'I' menyatakan kata yang artinya 'aku'"
ElseIf TextBox1.Text = "you" Then
TextBox2.Text = "Kamu; Anda; Engkau;"
TextBox3.Text = "Menyatakan kata yang artinya 'kamu'"
ElseIf TextBox1.Text = "we" Then
TextBox2.Text = "Kami; Kita;"
TextBox3.Text = "Menyatakan kata berarti 'kita'"
ElseIf TextBox1.Text = "they" Then
TextBox2.Text = "Mereka"
TextBox3.Text = "Menyatakan kata yang artinya 'mereka'"
ElseIf TextBox1.Text = "He" Then
TextBox2.Text = "Dia (laki - laki)"
TextBox3.Text = "Contoh : He is married (Dia sudah menikah) menunjuk kepada laki laki"
ElseIf TextBox1.Text = "She" Then
TextBox2.Text = "Dia (perempuan)"
TextBox3.Text = "Contoh : She has got a computer (Dia mempunyai sebuah komputer) menunjuk kepada perempuan"
ElseIf TextBox1.Text = "a" Then
TextBox2.Text = "Sebuah;"
TextBox3.Text = "Contoh : A book (sebuah buku)"
ElseIf TextBox1.Text = "the" Then
TextBox2.Text = "Yang;"
TextBox3.Text = "Kata ini kadang kadang tidak berarti apa apa; -nya; itu;"
ElseIf TextBox1.Text = "then" Then
TextBox2.Text = "Kemudian;"
TextBox3.Text = "Terus; Lalu; Maka;"
ElseIf TextBox1.Text = "that" Then
TextBox2.Text = "Itu"
TextBox3.Text = "Bahwa; Sehingga; Agar; Kalau; Maka; Supaya;"
ElseIf TextBox1.Text = "this" Then
TextBox2.Text = "Ini"
TextBox3.Text = "yang ini;"
ElseIf TextBox1.Text = "there" Then
TextBox2.Text = "Di sana"
TextBox3.Text = "Ada; Situ; Di situ; Sana;"
ElseIf TextBox1.Text = "here" Then
TextBox2.Text = "Di sini"
TextBox3.Text = "Ke sini; Sini; Mari; Ke mari; Di mari; Begini;"
ElseIf TextBox1.Text = "jobs" Then
TextBox2.Text = "Pekerjaan"
TextBox3.Text = ""
ElseIf TextBox1.Text = "work" Then
TextBox2.Text = "Bekerja"
TextBox3.Text = "Pekerjaan; Kerja; Upaya; berupaya; Usaha; Mengusahakan; Mengerjakan;"
ElseIf TextBox1.Text = "update" Then
TextBox2.Text = "Memperbarui"
TextBox3.Text = "Menjadikan baru; memperbaharui"
ElseIf TextBox1.Text = "new" Then
TextBox2.Text = "Baru"
TextBox3.Text = "Sesuatu yang baru;"
ElseIf TextBox1.Text = "old" Then
TextBox2.Text = "Tua"
TextBox3.Text = "Kuno; Usang; Lawas; Jompo; Lama; Sepuh; Dahulu"
ElseIf TextBox1.Text = "park" Then
TextBox2.Text = "Taman"
TextBox3.Text = "Kebun raya; Menaruh; Menenpatkan; Memarkirkan;"
ElseIf TextBox1.Text = "parking" Then
TextBox2.Text = "Parkir"
TextBox3.Text = "Parkir kendaraan;"
ElseIf TextBox1.Text = "land" Then
TextBox2.Text = "Lahan"
TextBox3.Text = "Tanah; Mendarat; Darat; Mendaratkan;"
ElseIf TextBox1.Text = "from" Then
TextBox2.Text = "Dari"
TextBox3.Text = "Sejak; Mulai; Oleh;"
ElseIf TextBox1.Text = "to" Then
TextBox2.Text = "Untuk"
TextBox3.Text = "Tujuan; Ke; Kepada; Teruntuk;"
ElseIf TextBox1.Text = "language" Then
TextBox2.Text = "Bahasa"
TextBox3.Text = "Cara menulis;"
ElseIf TextBox1.Text = "listen" Then
TextBox2.Text = "Dengar"
TextBox3.Text = "Mendengarkan; Memperhatikan;"
ElseIf TextBox1.Text = "listening" Then
TextBox2.Text = "Mendengarkan;"
TextBox3.Text = "Sedang mendengarkan; sedang memperhatikan;"
ElseIf TextBox1.Text = "write" Then
TextBox2.Text = "Tulis;"
TextBox3.Text = "Catat;"
ElseIf TextBox1.Text = "writing" Then
TextBox2.Text = "Menulis;"
TextBox3.Text = "Mencatat; Menyatat; Mengarang;"
ElseIf TextBox1.Text = "search" Then
TextBox2.Text = "Cari"
TextBox3.Text = "Pencarian; Mencari; Menelusuri;"
ElseIf TextBox1.Text = "more" Then
TextBox2.Text = "Lebih"
TextBox3.Text = "Ekstra; Lebih banyak; Tambah; Lagi;"
ElseIf TextBox1.Text = "help" Then
TextBox2.Text = "Tolong"
TextBox3.Text = "Bantu; Uluran; Menyumbang; Membantu; Menolong;"
ElseIf TextBox1.Text = "change" Then
TextBox2.Text = "Ubah"
TextBox3.Text = "Perubahan; Tukar; Menukar; Ganti; Mengganti;"
ElseIf TextBox1.Text = "if" Then
TextBox2.Text = "Jika"
TextBox3.Text = "Apabila; Bila; Kalau; Jikalau"
ElseIf TextBox1.Text = "else" Then
TextBox2.Text = "Lain"
TextBox3.Text = "Lainnya; Jika bukan;"
ElseIf TextBox1.Text = "clear" Then
TextBox2.Text = "Jelas"
TextBox3.Text = "Bersih; Jernih; Bening; Cerah; Kosong;"
ElseIf TextBox1.Text = "map" Then
TextBox2.Text = "Peta"
TextBox3.Text = "Arah jalan;"
ElseIf TextBox1.Text = "news" Then
TextBox2.Text = "Berita"
TextBox3.Text = "Kabar; Warta;"
ElseIf TextBox1.Text = "message" Then
TextBox2.Text = "Pesan"
TextBox3.Text = "Amanat; Pesanan;"
ElseIf TextBox1.Text = "massage" Then
TextBox2.Text = "Pijat"
TextBox3.Text = "Mengurut; Memijat; Masase;"
ElseIf TextBox1.Text = "image" Then
TextBox2.Text = "Gambar"
TextBox3.Text = "gambaran;"
ElseIf TextBox1.Text = "noun" Then
TextBox2.Text = "Kata benda"
TextBox3.Text = ""
ElseIf TextBox1.Text = "verb" Then
TextBox2.Text = "Kata kerja"
TextBox3.Text = ""
ElseIf TextBox1.Text = "adjective" Then
TextBox2.Text = "Kata sifat"
TextBox3.Text = ""
ElseIf TextBox1.Text = "pronouns" Then
TextBox2.Text = "Kata ganti"
TextBox3.Text = ""
ElseIf TextBox1.Text = "plural" Then
TextBox2.Text = "Jamak"
TextBox3.Text = "Lebih dari satu;"
ElseIf TextBox1.Text = "singular" Then
TextBox2.Text = "Tunggal"
TextBox3.Text = "Tidak lebih dari satu; Hanya satu; Ganjil;"
ElseIf TextBox1.Text = "not" Then
TextBox2.Text = "Tidak"
TextBox3.Text = "Bukan; Tak; Tiada;"
ElseIf TextBox1.Text = "no" Then
TextBox2.Text = "Tidak"
TextBox3.Text = "Bukan; Tak; Tiada;"
ElseIf TextBox1.Text = "yes" Then
TextBox2.Text = "Ya"
TextBox3.Text = "Menyetujui; Sahutan 'ya';"
ElseIf TextBox1.Text = "lazy" Then
TextBox2.Text = "Malas"
TextBox3.Text = "Culas; Males;"
ElseIf TextBox1.Text = "has" Then
TextBox2.Text = "Telah"
TextBox3.Text = "Kata ini untuk He, She, It (contoh: He has finished his jobs)"
ElseIf TextBox1.Text = "have" Then
TextBox2.Text = "Telah"
TextBox3.Text = "Memiliki; Mempunyai; Kata ini hanya untuk I, We, You, They (contoh: We have got a TV)"
ElseIf TextBox1.Text = "want" Then
TextBox2.Text = "Ingin"
TextBox3.Text = "Mau; Meminta; Menginginkan; Hendak;"
ElseIf TextBox1.Text = "poor" Then
TextBox2.Text = "Miskin"
TextBox3.Text = "Malang; Jelek; Lemah; Fakir; Remang; Buruk;"
ElseIf TextBox1.Text = "rich" Then
TextBox2.Text = "Kaya"
TextBox3.Text = "Berharga; Penuh; Subur;"
End If
End Sub

Untuk Button2 Click atautombol reset pakau code berikut

Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
' ini reset
TextBox1.Clear()
TextBox2.Clear()
TextBox3.Clear()
End Sub

Edit Form1.Designer1.Designer.vb

_
Partial Class Form1
Inherits System.Windows.Forms.Form

'Form overrides dispose to clean up the component list.
_
Protected Overrides Sub Dispose(ByVal disposing As Boolean)
Try
If disposing AndAlso components IsNot Nothing Then
components.Dispose()
End If
Finally
MyBase.Dispose(disposing)
End Try
End Sub

'Required by the Windows Form Designer
Private components As System.ComponentModel.IContainer

'NOTE: The following procedure is required by the Windows Form Designer
'It can be modified using the Windows Form Designer.
'Do not modify it using the code editor.
_
Private Sub InitializeComponent()
Dim resources As System.ComponentModel.ComponentResourceManager = New System.ComponentModel.ComponentResourceManager(GetType(Form1))
Me.TextBox1 = New System.Windows.Forms.TextBox()
Me.TextBox2 = New System.Windows.Forms.TextBox()
Me.Label1 = New System.Windows.Forms.Label()
Me.Label2 = New System.Windows.Forms.Label()
Me.Label3 = New System.Windows.Forms.Label()
Me.Button1 = New System.Windows.Forms.Button()
Me.Button2 = New System.Windows.Forms.Button()
Me.TextBox3 = New System.Windows.Forms.TextBox()
Me.SuspendLayout()
'
'TextBox1
'
Me.TextBox1.CharacterCasing = System.Windows.Forms.CharacterCasing.Lower
Me.TextBox1.Location = New System.Drawing.Point(12, 25)
Me.TextBox1.Name = "TextBox1"
Me.TextBox1.Size = New System.Drawing.Size(326, 20)
Me.TextBox1.TabIndex = 0
'
'TextBox2
'
Me.TextBox2.Location = New System.Drawing.Point(15, 97)
Me.TextBox2.Name = "TextBox2"
Me.TextBox2.ReadOnly = True
Me.TextBox2.Size = New System.Drawing.Size(323, 20)
Me.TextBox2.TabIndex = 1
'
'Label1
'
Me.Label1.AutoSize = True
Me.Label1.Location = New System.Drawing.Point(12, 9)
Me.Label1.Name = "Label1"
Me.Label1.Size = New System.Drawing.Size(29, 13)
Me.Label1.TabIndex = 2
Me.Label1.Text = "Kata"
'
'Label2
'
Me.Label2.AutoSize = True
Me.Label2.Location = New System.Drawing.Point(12, 81)
Me.Label2.Name = "Label2"
Me.Label2.Size = New System.Drawing.Size(33, 13)
Me.Label2.TabIndex = 3
Me.Label2.Text = "Hasil:"
'
'Label3
'
Me.Label3.AutoSize = True
Me.Label3.Location = New System.Drawing.Point(12, 133)
Me.Label3.Name = "Label3"
Me.Label3.Size = New System.Drawing.Size(44, 13)
Me.Label3.TabIndex = 4
Me.Label3.Text = "Definisi:"
'
'Button1
'
Me.Button1.Location = New System.Drawing.Point(263, 263)
Me.Button1.Name = "Button1"
Me.Button1.Size = New System.Drawing.Size(75, 23)
Me.Button1.TabIndex = 6
Me.Button1.Text = "Hapus"
Me.Button1.UseVisualStyleBackColor = True
'
'Button2
'
Me.Button2.Location = New System.Drawing.Point(74, 51)
Me.Button2.Name = "Button2"
Me.Button2.Size = New System.Drawing.Size(209, 23)
Me.Button2.TabIndex = 7
Me.Button2.Text = "Terjemahkan ke Bahasa Indonesia"
Me.Button2.UseVisualStyleBackColor = True
'
'TextBox3
'
Me.TextBox3.BackColor = System.Drawing.SystemColors.Control
Me.TextBox3.Location = New System.Drawing.Point(12, 149)
Me.TextBox3.Multiline = True
Me.TextBox3.Name = "TextBox3"
Me.TextBox3.ReadOnly = True
Me.TextBox3.Size = New System.Drawing.Size(326, 108)
Me.TextBox3.TabIndex = 8
'
'Form1
'
Me.AutoScaleDimensions = New System.Drawing.SizeF(6.0!, 13.0!)
Me.AutoScaleMode = System.Windows.Forms.AutoScaleMode.Font
Me.BackColor = System.Drawing.SystemColors.ControlLight
Me.ClientSize = New System.Drawing.Size(350, 298)
Me.Controls.Add(Me.TextBox3)
Me.Controls.Add(Me.Button2)
Me.Controls.Add(Me.Button1)
Me.Controls.Add(Me.Label3)
Me.Controls.Add(Me.Label2)
Me.Controls.Add(Me.Label1)
Me.Controls.Add(Me.TextBox2)
Me.Controls.Add(Me.TextBox1)
Me.Icon = CType(resources.GetObject("$this.Icon"), System.Drawing.Icon)
Me.MaximizeBox = False
Me.Name = "Form1"
Me.StartPosition = System.Windows.Forms.FormStartPosition.CenterScreen
Me.Text = "Kamus Inggris - Indonesia"
Me.ResumeLayout(False)
Me.PerformLayout()

End Sub
Friend WithEvents TextBox1 As System.Windows.Forms.TextBox
Friend WithEvents TextBox2 As System.Windows.Forms.TextBox
Friend WithEvents Label1 As System.Windows.Forms.Label
Friend WithEvents Label2 As System.Windows.Forms.Label
Friend WithEvents Label3 As System.Windows.Forms.Label
Friend WithEvents Button1 As System.Windows.Forms.Button
Friend WithEvents Button2 As System.Windows.Forms.Button
Friend WithEvents TextBox3 As System.Windows.Forms.TextBox

End Class

Merawat Komputer Secara Sederhana part 1

Berikut ini cara manual perawatan komputer atau istilah kerennya “Maintenance” jika ini sering dilakukan maka komputer tetap seperti baru kinerjanya.

Ini mungkin langkah sepele,namun hanya dengan beberapa jam per bulan,maka komputer anda tidak akan cepat alias lelet.Ikuti langkahnya:

1.Pertama tama buka Window Explorer,kemudian pilih drive partisi yang ingin anda maintenance terlebih dahulu,disini kita coba drive C.

2.Klik kanan pada drive C tersebut,lalu pilih Properties.

3.Pilih pilihan >Disc cleanup,tunggu sampai proses selesai.

4.Bila proses selesai akan muncul jendela baru,centang file yang ingin anda
kompres.

5.Untuk menentukan berapa lama file tersebut dikompres,pilih file lalu klik >Options.

6.Tentukan berapa lam file tersebut dikompres,semisa 50 hari,lalu klik >Ok.

7.Nanti akan ada pilihan Yes Dan No,pilih Yes untuk melakukan,nanti windows akan melakukan pengompresan.

8.Langkah selanjutnya adalah melakukan Error Checking,klik kanan drive C,pilih properties lalu >Tools.

9.Pilih Error checking,lalu centang semua pilihannya.

10.Pilih Yes untuk melakukan actions,lalu pilih pilihan Yes lagi untuk melakukan error checking.

11.Langkah terakhir dalam perawatan komputer anda adalah melakukan Defrag,klik kanan pada drive C,lalu pilih Properties,selanjutnya pilih

Tool,kemudian pilih >Defragment.

12.Klik kanan drive C lalu pilih >Analyzed,untuk mengetahui apakah drive C tersebut perlu di defrag atau tidak.
13.Nanti akan ada jendela baru yang melaporkan hasil Analyzed.

14.Pilih pilihan Defragment,lalu pilih Yes untuk melakukan proses defragmentasi.
Lakukan hal yang dengan Drive lain semisal,D,E atau sejumlah Harddisk yang anda miliki.Dengan melakukan ketiga kegiatan tersebut secara rutin setiap 1bulan sekali maka Performance komputer anda akan tetap terasa seperti baru.

Sabtu, 17 Desember 2011

Tips Panduan memilih Laptop atau Notebook Baru.

Tips Panduan memilih Laptop atau Notebook Baru

Dari berbagai Merk Laptop yang pernah saya coba seperti Toshiba, Hewlett Packard, Dell, Acer, Sony, IBM, Benq, Apple dll dapat diketahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing Vendor meskipun secara khusus setiap type yang saya coba tidak mewakili seluruh kualitas dari merk tsb tapi dari mencoba berbagai fungsi dan ketahanan dari laptop dapat diperoleh gambaran kualitas dari laptop tsb . Oleh karena itu sebelum anda membeli Laptop ada baiknya anda simak tulisan dibawah agar anda tidak kecewa sampai di rumah.

7 Pedoman memilih Laptop

1. Review. Lihat Review kualitas maupun performance laptop yang ingin anda beli di internet di forum yang terpercaya terlebih dahulu sebelum anda membeli laptop, Banyak sekali website yang mengulas kualitas sebuah laptop baru maupun lama misalnya di CNET . Semakin banyak data review yang anda dapatkan semakin mantap keputusan anda.

2.Garansi Resmi . Garansi resmi sangat penting karena bisa jadi anda membeli laptop baru dengan merk terkenal tapi Type Laptop yang anda beli tidak bergaransi resmi alias dari Pasar Gelap / Black Market. Masalah akan timbul jika Laptop anda rusak kemudian anda bawa ke Service Resmi tapi ditolak karena Vendor Resmi tidak menjual type tersebut. Jadi hati-hati anda harus tahu Dealer Service resmi untuk Merk Laptop yang anda idamkan.

Kalau memungkinkan ada baiknya anda membeli Laptop didealer resmi akan tetapi biasanya harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan di Mangga Dua Jakarta. Syukur dapat barang resmi harga miring di Mangga Dua Jakarta.

3. Merk . Merk berhubungan dengan kualitas akan tetapi tidak selalu benar jika anda membeli laptop baru hanya berdasarkan pada merk laptop lama anda karena anda yakin bahwa laptop lama anda cukup berkualitas. Alasan membeli laptop merk terkenal hanya berlaku jika merk tersebut memang terbukti menjaga kualitas untuk berbagai type seperti IBM dan Dell . Saya mengatakan tidak selalu benar karena merk tertentu belum tentu bagus untuk semua type. Sekarang ini banyak laptop merk terkenal yang mempunyai kualitas dibawah rata2 baik jeroannya maupun baterai beserta chargernya. Jika anda membeli Laptop merk Lokal pastikan laptop yang anda beli mempunyai Garansi paling lama.

4. Jenis dan Type . Jenis Laptop bisanya dibuat berdasarkan klasifikasi kebutuhan dilapangan misalnya Netbook, PC Tablet, Notebook dll . belilah Laptop yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya :

- Laptop sering anda bawa pergi dan digunakan untuk pekerjaan ringan mengetik, membuat laporan pekerjaan, browsing internet, email dlll tanpa aplikasi yang membutuhkan graphis berat seperti game2 terbaru, Ada baiknya anda beli laptop yang ringan dan mempunyai ketahan baterai yang lama seperti Netbook dengan processor Intel Atom 270 bisa tahan 6 jam (Acer Aspire one, MSI Wind, HP mini 1000 dll). atau jika anda punya uang lebih bisa membeli Laptop ukuran 12-13.3 inch dengan processor terbaru Core2Duo.

- Laptop jarang dibawa keluar digunakan untuk main Game, Desain graphis dan sejenisnya maka yang anda butuhkan adalah Laptop dengan layar diatas 14inch yang mempunya Graphic card Dedicated ( bukan share) dari ATI Radeon atau NVidia yang mempunyai memory minimal 256MB, RAM 1GB & Processor Core2Duo . Anda akan kecewa jika membeli Laptop dengan memory Graphic share 256 MB dan install dengan Game terbaru yang membutuhkan Graphic memory 256MB , Game tidak akan jalan misalkan jalan akan tesendat-sendat.

- Laptop digunakan untuk kerja yang membutuhkan kualitas tinggi tahan debu air dll bisa pilih laptop yang sesuai untuk itu misalnya Rugged Notebook Warrior, Dell Alltitude ATGTM D620 atau Dell Latitude XFR D630

Mengetahui Type Laptop dari suatu merk sangat membantu dalam memilih Laptop yang sesuai dengan kebutuhan karena Type setiap Laptop dibuat berdasarkan kebutuhan dasar dilapangan. Type juga lebih bersifat spesifik yang menggambarkan kemampuan sebuah laptop.

5. Tes Kelengkapan, Tes Fisik dan Tes Fungsi.

- Cek Kelengkapan Laptop seperti Baterai , Charger, Tas, Kartu Garansi, Buku Manual, CD Software (jika ada) apakah sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan.

- Tes Fisik Laptop apakah ada yang lecet, retak , cat tergores, segel terbuka, Coba buka dan tutup CD Drive, laptop apak ah normal, tombol wireless, tombol On/Off dll.

- Tes Fungsi. Hidupkan laptop dan coba fungsi dari masing kelengkapan misalnya, Charger jalan, Tes tombol, Tes CD writer, Tes software dan Hardware apakah sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan.

Penting : Cek Layar apakah ada dead pixel jika ada akan tambah titik terang pada layar display gelap.

6. Cek Harga. Cek dan bandingkan Harga dulu sebelum anda membeli laptop agar tidak kecewa.

7. Kurs. Tukarkan Rupiah anda dulu di Bank anda jika anda membeli laptop dalam kurs Dollar karena penjual akan memberi kurs dollar yang paling tinggi.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More